Shohib, bila kita tengok sistem pendidikan di negara kita tercinta ini tampaknya sudah lumayan berkembang dari tahun ke tahun. Sampai akhirnya, saat ini warga Indonesia diwajibkan untuk sekolah minimal 9 tahun, yang biasa disebut program wajib belajar sembilan tahun. Memang program belajar wajib itu sangat penting bagi setiap orang sebagai pembekalan pengetahuan. Pemerintah pun juga mendukungnya dengan menyediakan keringanan biaya dan bea siswa bagi anak-anak terutama bagi warga tak mampu. Yah, begitulah usaha pemerintah dalam rangka mencerdaskan warganya.
Namun, sekarang kita melihat banyak anak-anak sekolah yang belum memahami betapa pentingnya sekolah baginya. Mereka bersekolah hanya karena orang tua mereka yang menyuruh untuk sekolah, sehingga mereka merasa bahwa mereka bersekolah karena suruhan dari orang tua atau terpaksa. Kondisi seperti ini menyebabkan semangat belajar mereka kurang, bahkan tidak ada sama sekali. Hal ini dapat dilihat dari perilaku mereka, antara lain menyontek saat ujian, bolos sekolah karena hal tidak jelas, dan sebagainya. Dan kebanyakan yang tak semangat dalam belajarnya justru anak-anak yang tergolong mampu dalam finansialnya. Sungguh sangat memprihatinkan.
Shohib, aku punya foto bagus ni, yang kuambil saat jalan-jalan di Jakarta, tepatnya di kawasan STAN. Tak sengaja ku melihat anak yang entah apa yang sedang dilakukannya. Coba lihat ni..
Kita berfeeling posotif aja yah. Kita lihat ada anak kecil yang sedang duduk bersila bersandar pada dinding gardu listrik, dan ia sedang memegang sesuatu. Ia memegang beberapa helai kertas dan ia sibuk membacanya. Yah, anak kecil itu sedang menyendiri untuk belajar, ia memiih di tempat seperti itu mungkiningin mencari ketenangan. Hmm, sungguh hebat bukan semangat belajarnya..!! itu merupakan contoh yang baik, insya Allah, ia tetap belajar padahal ia sedang tidak berada di sekolah. Smoga kita dapat mengambil hikmahnya.
Wahai shohib-shohibku, jalan ini masih panjang.
Ayo pegang busur panahmu, ambil anak panah dengan mata pisau yang paling tajam.
Arahkan pada bintang di langit (cita-cita), pandangi bintang itu dengan penuh keyakinan.
Tarik anak panah sehingga mencapai energi potensial yang luar biasa.
Lepaskanlah…..!!!
Jangan bimbang, jangan terpengaruh oleh angin sepoi-sepoi.
Konsentrasilah, bukan kijang sasaranmu saat ini, bukan domba, bukan pula elang, sasaranmu adalah bintang yang gemerlap sinarnya.
Mantapkan hatimu wahi shohib.. kau pasti bisa..
the last, sekolahlah untuk mencapai itu semua, dapatkan ilmu sebagai bekalmu dan ajarilah sekitarmu agar kau tak sendirian. Cari dan tularkan ilmu, walau hanya sedikit..


Mencermati pendidikan kita di indonesia ini memang belu begitu bagus ya kalau kita lihat, bahkan kadang anak sekolah pun perilakunya jauh dari terpelajar, ayo bantu saudara-saaudara kita yang belum bisa sekolah,sekarang sudah banyak sekolah gratis lho khusus untuk kaum dhuafa
Memang pendidikan di Indonesia perlahan semakin baik, salah satunya dengan wajib belajar 9 tahun. Tapi kalau kita lihat masyarakat indonesia kebanyakan mereka tidak bisa sekolah karena alasan ekonomi. Terkadang mereka terpaksa gak sekolah karena harus mencari uang. Menurutku gak 100 % kalau anak – anak tidak memahami tentang sekolah/belajar.
Dev, gapai cita-citamu, kuatkan azammu, jangan sampai engkau lelah, jangan sampai engkau berhenti. terus, terus……….. hingga engkau bertemu dengan-Nya. berada di sis-Nya.
Inget ya kita bersaing nilai untuk semester 2. mb ida gak mau kalah. good luck buat dev.