Feeds:
Tulisan
Komentar

Selayaknya, bagi jiwa-jiwa yang mengazzamkan dirinya di jalan ini.

Menjadikan dakwah sebagai laku utama.

Dialah visi, dialah misi, dialah obsesi, dialah yang menggelayuti di setiap nafas,,

dialah yang akan mengantarkan jiwa-jiwa ini ke dalam ridho dan maghfiroh Tuhannya kelak..

Ribuan langkah kau tapaki
Pelosok negri kau sambangi
Ribuan langkah kau tapaki
Pelosok negri kau sambangi

Tanpa kenal lelah jemu
Sampaikan firman Tuhanmu
Tanpa kenal lelah jemu
Sampaikan firman Tuhanmu

Terik matahari
Tak surutkan langkahmu
Deru hujan badai
Tak lunturkan azzammu

Lanjut Baca »

Gapai Cita-citamu…!!!

Shohib, bila kita tengok sistem pendidikan di negara kita tercinta ini tampaknya sudah lumayan berkembang dari tahun ke tahun. Sampai akhirnya, saat ini warga Indonesia diwajibkan untuk sekolah minimal 9 tahun, yang biasa disebut program wajib belajar sembilan tahun. Memang program belajar wajib itu sangat penting bagi setiap orang sebagai pembekalan pengetahuan. Pemerintah pun juga mendukungnya dengan menyediakan keringanan biaya dan bea siswa bagi anak-anak terutama bagi warga tak mampu. Yah, begitulah usaha pemerintah dalam rangka mencerdaskan warganya.

Namun, sekarang kita melihat banyak anak-anak sekolah yang belum memahami betapa pentingnya sekolah baginya. Mereka bersekolah hanya karena orang tua mereka yang menyuruh untuk sekolah, sehingga mereka merasa bahwa mereka bersekolah karena suruhan dari orang tua atau terpaksa. Kondisi seperti ini menyebabkan semangat belajar mereka kurang, bahkan tidak ada sama sekali. Hal ini dapat dilihat dari perilaku mereka, antara lain menyontek saat ujian, bolos sekolah karena hal tidak jelas, dan sebagainya. Dan kebanyakan yang tak semangat dalam belajarnya justru anak-anak yang tergolong mampu dalam finansialnya. Sungguh sangat memprihatinkan. Lanjut Baca »

Hallow sahabat-sahabat ku,,

Untaian doa keselamatan bagi manusia yang mengharap surga dan senantiasa memperbaiki dirinya. Shohib, maaf  ya dah lama bolgnya tidak kuurus. Yah, berhubung sekarang dah kuliah di Jogja, jadi agak males ke warnet and gak ada computer di tangan, so gitu deh.. Gak bisa update blog selama 2 bulan terakhir ni.  Afwan ya..
Insya Allah mulai saat ini akan aku update terus blogku ini.. Insya Allah and doakan aja bisa. OK, jazakumullahu khoiron katsiraa.. luv you all cos Allah luv you too..

Jogja Kota Pelajar??

Jogjakarta, karena huruf y pada zaman dahulu ditulis j sehingga dibaca Yogyakarta, sudah sangat terkenal dengan sebutan “Kota Pelajar”. ya, Yogya disebut seperti itu karena disana terda banyak sekali sekolah, terutama perguruan tinggi baik negri maupun swasta. Oleh karena banyaknya perguruan tinggi tersebut, Yogya bisa dikatakan sebagai pusat pendidikan. Banyak mahasiswa yang berasal dari seluruh tanah air Indonesia yang kuliah di Yogya. sehingga Yogya terisi oleh para pelajar dan lingkungan disana pun juga ikut medukung keberadaan para pelajar tersebut.

Mulai dari biaya hidup yang lumayan murah dibandingkan dengan kota-kota lain dan mudah mendapatkannya, kost atau asrama di Yogya pun relatif murah, banyak tempat yang mendukung (perpustakaan, warnet dengan harga bersaing, toko buku, museum, dll), dan yang tak kalah penting pemeritah daerah pun juga ikut mendukung (akreditasi Sekolah Menengah Pengadaan Buku Pelajaran SMK/SMA, Pengembangan Jaringan Informasi Sekolah (JIS) SMK, Regional Centre, Pengembangan SMK berstandar nasional dan internasional, sekolah akselerasi, dan masih banyak lagi). Selain itu, Yogya disebut sebagai kota pelajar mungkin karena kebanyakan turis asing datang ke Yogya, jadi orang-orang disana pun juga bisa berbahasa Inggris, sampai-sampai tukang becak,

tukang parkir dan pak kusir pun hampir mahir berbahsa Inggris.. Hebat kn..

Masalahnya, apakah Yogya sekarang nie dah mencerminkan sikap dan sifat Kota Pelajar??
Banyak fenomena di Yogya yang nggak mendukung sebutan kota pelajar itu Lanjut Baca »

Tak terasa sekarang sudah menginjak bulan Sya’ban yang berarti nggak ada satu bulan lagi Ramadhan yang suci akan datang. Sudahkah kita mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut Ramadhan???

Sebelumnya mari kita syukuri ni’mat Allah swt ini karena Dia memberi usia kepada kita sampai detik ini dan mudah-mudahan Allah swt juga memberi kesempatan kepada kita untuk merasakan indah dan ni’matnya Ramadhan tahun ini. Aamin.

Rasulullah saw menganjurkan kepada kita untuk memparsiapkan bulan Ramdhan ini sebaik mungkin agar ketika Ramdhan datang kita dapat mengambil keuntungan yang banyak. Beliau mempersiapkannya mulai dari bulan Rajab lalu. Di bulan Rajab Nabi Muhammad saw mempersiapkan fisik/jasmani beliau dan ketika bulan Sya’ban datang Rasulullah memparsiapkan ruhani beliau.

Lanjut Baca »

Hadish shahih dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi saw bersabda: “Barangsiapa pergi ke masjid atau pulang (darinya) maka Allah swt menyediakan baginya sorga sebagai persinggahan setiap kali ia pergi atau pulang” (HR Bukhari, Muslim dan lain-lainnya).

Subhanallah,, Allah swt bersedia memberikan jannahNya kepada hamba-hamba yang mau pergi ke masjid. oleh karena itu sebagai hamba yang bertafakur dan cerdas maka kita tidak akan melewatkan kesempatan yang angat mudah ini. OK.

Bagi yang rumahnya jauh dari masjid

Hadish shahih riwayat Bukhari, Muslim dan lain-lain, dari Abu Musa ra, ia berkata: Telah bersabda Rasulullah saw: “Sesunggguhnya orang yang paling besar pahalanya di dalam shalat ialah orang yang paling JAUH berjalan kepadanya kemudian yang lebih jauh lagi (dan seterusnya) dan orang yang menunggu shalat hingga ia melaksanakannya bersama imam lebih besar pahalanya dari orang yang melaksanakannya kemudian tidur”

Lanjut Baca »

Ya Allah, ambillah kesombonganku dariku..

Allah menjawab, “Tidak, bukan Aku yang mengambil, tapi engkau yang harus menyerahkannnya..!

Ya Allah, berilah aku kesabaran..

Allah menjawab, “Tidak, kesabaran diperoleh dari ketabahan dalam menghadapi cobaan. Aku tidak memberikan kesabaran, engkau harus meraihnya sendiri..!

Ya Allah, berikanlah aku kebahagiaan..

Allah menjawab, “Tidak, Aku memberi keberkahan dan hikmah, sedangkan kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri..!

Ya Allah, jauhkan diriku dari kesusahan..

Allah menjawab, “Tidak, penderitaan akan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu kepadaku..!

Ya Allah,  berikan aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat..

Allah menjawab’ “Tidak, Aku beri kau akal dan kalbu serta Al-Qur’an, supaya engkau dapat menikmati kehidupan..!

Harta VS Ilmu

Ali bin Abi Tholib berkata tentang keutamaan ilmu dari pada harta :

1] “Pemilik harta itu musuhnya banyak, sedang pemilik ilmu temannya banyak.”

2] “Pada hari kiamat pemilik harta akan dihisab, sedang orang berilmu akan memperoleh syafa’at.”

3] “Pemilik harta bisa mengaku menjadi tuhan akibat hartanya, sedang orang berilmu justru akan mengaku sebagai hamba karena ilmunya.”

4] “Ilmu adalah pusaka para Nabi, sedang harta adalah pusaka Karun, Sadad, Fir’aun, dan lain-lain.”

5] Ilmu menjagamu, sedang harta engkaulah yang harus menjaganya.”

6] “Harta itu jika engkau berikan menjadi berkurang, sebaliknya ilmu jika engkau berikan malah bertambah.”

7]“Pemilik harta disebut dengan nama bakhil dan buruk, tapi pemilik ilmu disebut dengan nama keagungan dan kemuliaan.”

8] “Harta akan hancur berantakan karena lama ditimbun zaman, tapi ilmu tak akan rusak dan musnah walau ditimbun zaman.”

9] “Harta membuat hati seseorang menjadi keras sedang ilmu malah membuat hati menjadi bercahaya.”

 

SoRe Itu Di Stasiun

angin menggerakkan pepohonan
titik2 hujan menari-nari di atas aspal
berlarian air dikejar roda-roda
cacing2 menggeliat di tanah basah
ada wajah pucat bersinar sendu
basah kuyub,,
menggigil..
bergetar,, terdiam si bibir hitam
pantas benar nampaknya..
payung rusak dari sampah kota
baju rombeng,,
rambut kusut..
merah.. bladus
bau beradu dengan selokan

taukah ia? seperti inilah dunia
mata pun terpicing
enggan menatap lagi.. kasihan..
“kapankah keretaku datang”

(Ciannide)

Seorang Gubernur pada zaman Khalifah Al-Mahdi, pada suatu hari mengumpulkan sejumlah tetangganya dan menaburkan uang dinar dihadapan mereka. Semuanya saling berebutan memunguti uang itu dengan suka cita. Kecuali seorang wanita kumal, berkulit hitam dan berwajah jelek. Ia terlihat diam saja tidak bergerak, sambil memandangi para tetangganya yang sebenarnya lebih kaya dari dirinya, tetapi berbuat seolah-olah mereka orang-orang yang kekurangan harta.

Dengan keheranan sang Gubernur bertanya, “Mengapa engkau tidak ikut memunguti uang dinar itu seperti tetangga engkau?” Janda bermuka buruk itu menjawab, “Sebab yang mereka cari uang dinar sebagai bekal dunia. Sedangkan yang saya perlukan bukan dinar melainkan bekal akhirat.” “Maksud engkau?” tanya sang Gubernur mulai tertarik akan kepribadian perempuan itu. “Maksud saya, uang dunia sudah cukup. Yang masih saya perlukan adalah bekal akhirat, iaitu sholat, puasa dan zikir. Sebab perjalanan di dunia amat pendek dibanding dengan pengembaraan di akhirat yang panjang dan kekal.”

Dengan jawapan seperti itu, sang Gubernur merasa telah disindir tajam. Ia insaf, dirinya selama ini hanya sibuk mengumpulkan harta benda dan melalaikan kewajiban agamanya. Padahal kekayaannya melimpah rauh, tak kan habis dimakan keluarganya sampai tujuh keturunan. Sedangkan umurnya sudah di atas setengah abad, dan Malaikat Izrail sudah mengintainya. Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »